20130530

Puisi Sedih



Berlari, Menyendiri, Menangis
Cemeeh Untuk Kebodohanku
Duduk Berpangku Tangan
Air Mata Membasahi Pipi
Mampukah Kesepian Memudar
Aku Rindu Akan Kebahagiaan
Bukan Mimpi Yang Ku Harap
Tidak Pula Khayalan Yang Ku Inginkan
Mungkinkah Sang Waktu
Sanggup Menjawab
Tiadalah Kepastiian..

20130510

Pentingnya Korespodensi Bisnis

Korespodensi bisnis merupakan suatu kegiatan korespondensi yang dilakukan dalam dunia bisnis, baik dalam bentuk dalam surat, memo, agenda proposal, maupun laporan bisnis.
Surat merupakan sarana komunikasi tertulis yang disampaikan oleh suatu pihak kepada pihak lain dengan menggunakan media tertentu. Salah satu hal yang membedakan surat biasa dengan surat bisnis adalah tujuan penulisanya.
Surat berorientasi pada kegiatan bisnis maupun gaya bahasa digunakanya. Dalam perkembangnya, seseorang dapat menulis dan mengirimkan surat dengan secarik kertas maupun elektronik(email).
Korespondensi bisnis atau surat-menyurat bisnis memiliki bahasa tersendiri yaitu bahasa korespondensi bisnis. Ciri-ciri bahasa korespondensi bisnis adalah jelas, lugas dan menarik serta santun.
Pengertian jelas disini adalah mudah dimengerti dan bebas dari kemungkinan salah tafsir. Dalam korespondensi bisnis, dituntut kecermatan dalam pilihan kata, keutuhan kalimat dan penggunaan tanda baca.
Sedangkan yang dimaksud lugas ialah hemat. Hemat berarti ekonomis dalam menggunakan kata, tetapi dengan cakupan makna yang lengkap.
Bahasa yang menarik tidak harus indah seperti bahasa yang digunakan dalam syair. Bahasa menarik disini ialah bahasa yang hidup dan santu, menghindari pengulangan kata yang menjemukan dan mampu membangkitkan minat pembaca.
Korespondensi dalam bisnis memiliki peranan sebagai berikut:
Menciptakan surat yang baik dan jelas, dalam kehidupan sehari-hari, kesalahan dalam penulisann berbagai surat masih banyak terjadi. Misalnya, susunan kalimat tidak lengkap, berbelit-belit, tanda baca tidak benar, tata bahasa tidak teratur, dan  salah mengadopsi bentuk dan model surat. Kesalahan tersebut disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya: tidak ada  pengarahan dan pengendalianmengenai cara menulis surat yang baik, baik dilingkungan keluarga dan organisasi, dan masyarakat sendiri terlalu mudah memaafkan kesalahan dalam penulisan surat. Kegiatan korespondensi secara tidak  langsung merupakan proses pembelajaran dalam menciptakan surat yang baik, jelas, dan tepat.
Menciptakan kerja sama yang baik, perusahan tidak dapat mencapai tujuan tanpa bekerja sama dengan pihak lain.  Agar bisa bekerja sama dengan pihak lain, perusahan perlu menjaga komunikasi dengan baik. Pihak lain akan mendukung terciptanya kerja sama yang baik.
Menyebarkan kegiatan, tidak semua orang dalam perusahaan secara otomatis mengetahui kegiatan yang terjadi anatara perusahaan denngan pihak luar. Korespondensi memegang peranan penting dalam menyebarkan.

20130505

Surat Lamaran Kerja



Pekanbaru, 29 April 2013
Hal : Surat Lamaran Kerja
Kepada  Yth,
Bapak/Ibu Kepala Pimpinan
Di Tempat

Assalamualaikum Wr.Wb
Dengan hormat, Saya yang bertanda tangan di bawah ini :
Nama                               :    Epri Yanto
Tempat/ tanggal lahir       :   
Agama                             :   
Alamat                             :   
No HP                             : 
Pendidikan Terakhir        :   
Pekerjaan                         :   
Dengan ini mengajukan permohonan lamaran pekerjaan kepada bapak/ibu pimpinan agar saya diterima bekerja pada perusahaan/instansi yang bapak/ibu pimpin sebagai tenaga penyiar, saya memiliki semangat yang kuat untuk bekerja.
Sebagai bahan pertimbangan, saya melampirkan :
1.                  fotokopi ijazah terakhir
2.                  transkip nilai terakhir
3.                  lembar fotokopi KTP
4.                  pasfoto berukuran 3x42 lembar
5.                  daftar riwayat hidup
6.                  Dsb..
Demikian surat permohonan lamaran pekerjaan ini saya sampaikan, besar harapan saya bapak/ibu berkenan mempertimbangkannya.
Atas perhatian bapak/ibu, saya mengucapkan terima kasih.
                        
Hormat saya,


Epri Yanto

20130501

Analisis Berita Koran Dan Televisi



Analisis Beberapa Berita Yang Bertema Sama Pada
Riau Pos Dengan Riau Televisi “Detak Riau Malam”
Edisi Kamis, 25 April 2013

Pelaksanaan Ujian Nasional 2013 Tingkat SMP Sederajat
Sudut pandang koran Riau Pos masih menemukan kendala pada pendistribusian soal UN tingkat SMP sederajat, begitu pula sudut pandang dari Riau Televisi pada program berita Detak Riau Malam.
Namun, pada pemberitaan Riau Pos dalam tulisannya lebih menguraikan dari banyak data informasi, tidak hanya pantauan pelaksanaan UN di Pekanbaru saja. Pemberitaan Riau Pos juga lebih banyak mencantumkan beberapa pendapat diantaranya ungkapan dari Komisi I DPRD Dumai beserta Sekretaris Dinas Pendidikan Dumai, Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru dan Ketua UN Riau.
Sedangkan pada pemberitaan Detak Riau Malam data pemberitaanya lebih kepada penayangan dari data yang dianggap paling penting untuk disampaikan namun tetap bersifat jelas dan singkat dengan didukung tampilan gambar atau video serta hanya menampilkan pendapat dari Wali Kota Pekanbaru dan Kepala Dinas Pekanbaru saja.

Kasus Penangkapan VCD Porno Di Senapelan, Pekanbaru
Media cetak Riau Pos lebih memaparkan proses penangkapan pelaku pemilik VCD porno yang bersangkutan beserta konfirmasi Kapolsek Senapelan dalam tulisannya, Riau Pos juga memaparkan dengan jelas inisial pelaku beserta alamat tempat tinggalnya.
Sedangkan media elektronik Riau Televisi dalam pemberitaan Detak Riau Malam hanya menyampaikan penangkapan dengan pemaparan Kapolsek Senapelan, yang dalam penayangannya didukung dengan menayangkan kepingan-kepingan VCD yang diamankan.

Pelaksanaan ISG Di Riau
Pemberitaan Riau Pos menuliskan pelaksanaan ISG di Riau hendaknya didukung dengan antusias masyarakat, hal ini dituliskan Riau Pos dengan mencantumkan ungkapan tokoh masyarakat Pekanbaru. Dalam Tulisannya Riau Pos menjelaskan sangat terperinci akan usaha Riau untuk tetap menjadi tuan rumah ISG III agar tidak di pindahkan ke Jakarta.
Sedangkan dalam pemberitaan Riau Televisi pada program Detak Riau Malam tidaklah terlalu memberitakan usaha Riau untuk menjadi tuan rumah ISG III, Detak Riau Malam lebih menayangkan pendapat Menpora untuk memindahkan pelaksanaan ISG III ke Jakarta sebagai tuan rumah dengan alasan sebagai antisipasi menghindari malu dari Negar peserta ISG III apabila Riau tidak siapa dalam pelaksanaanya.